Hubungan antara Self-Compassion dan Resiliensi pada Mahasiswa Perantau Tingkat Akhir

Authors

  • Syaila Rania Adisya Universitas Tarumanagara
  • Monty P Satiadarma Universitas Tarumanagara
  • Untung Subroto Universitas Tarumanagara

DOI:

https://doi.org/10.37481/jmh.v5i1.1161

Keywords:

Self-Compassion, Resilience, Final-Year Students Living Away from Home

Abstract

Final-year students living away from home often face various challenges. In dealing with these challenges, students need resilience in order to overcome them effectively. Resilience is the ability to face and recover from difficulties with strength (Rutter, 2006). In developing resilience, self-compassion plays an important role. Self-compassion is a kind and understanding attitude toward oneself when facing challenges (Neff, 2003). This study aims to explore the relationship between self-compassion and resilience among final-year students living away from home. This research uses a correlational quantitative method with purposive sampling technique. The research subjects are 360 final-year students in Jakarta who are from outside the Jabodetabek area. The measurement tools used are the Self-Compassion Scale (SCS) and the Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC), both of which have been translated. Data analysis was performed using Spearman's correlation test, and the results show a significance value of 0.001 and a correlation value of 0.438, indicating a positive relationship between self-compassion and resilience. This means that the greater the self-compassion, the greater the resilience.

References

Atmoko, R. A. (2020). Adaptasi Sosial Mahasiswa Rantau Pada Tahun Pertama (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Mahasiswa Nur Baiturrahman, Condongcatur, Sleman, Yogyakarta). (Doctoral dissertation, Fakultas Dakwah Dan Komunikasi).

Azizs, M. Z. (2020). Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Penyesuaian Akademik Mahasiswa Rantau di Jakarta. Skripsi, Fakultas Psikologi, Universitas Esa Unggul, Jakarta.

Basri, C. N., Ridha, A. A. (2020). Gegar budaya dan motivasi belajar pada mahasiswa yang merantau di Kota Makassar. Psikologika: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 25(1), 1-14.

Batubara, M., Meidina, A., Rahman, S. S. (2022). Kontribusi Dukungan Sosial Dosen Pembimbing dan Orang Tua Terhadap Psychological Well-Being Mahasiswa Yang Sedang Menyusun Skripsi. Indonesian Psychological Research, 4(2), 71–77. https://doi.org/10.29080/ipr.v4i2.729

Bukit, E. B., Widodo, Y. H. (2022). Tingkat kecemasan dalam menyusun skripsi pada mahasiswa perantau berdomisili di yogyakarta. Solution: Journal of Counselling and Personal Development, 4(1), 44-49.

Carsita, W. N. (2018). Tingkat stres pada mahasiswa keperawatan yang menyusun skripsi. Journal of Nurs, 6(9), 1689-1699.

Connor, K. M., Davidson, J. R. (2003). Development of a new resilience scale: The Connor‐Davidson resilience scale (CD‐RISC). Depression and anxiety, 18(2), 76-82.

Dityo, D., Satwika, Y. (2023). Hubungan Dukungan Sosial Dan Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Perantauan Yang Sedang Menyusun Skripsi. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2), 788-799. https://doi.org/10.26740/cjpp.v10i2.54048.

Dwiandini, R. P., Indriana, Y. (2020). Hubungan antara dukungan sosial significant others dengan prestasi akademik pada mahasiswa rantau anggota himpunan–himpunan daerah sumatera di universitas diponegoro semarang. Jurnal empati, 7(1), 84-91.

Grotberg, E. (1995). A guide to promoting resilience in children: strengthening the human spirit. early childhood development: practice and reflections, 8. The Hague-NO: Bernard Van Leer Foundation.

Gunandar, M. S., Utami, M. S. (2017). Hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan penyesuaian diri mahasiswa baru yang merantau. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 3(2), 98-109.

Halim, C. F., Dariyo, A. (2016). Hubungan Psychological Well-Being dengan Loneliness pada Mahasiswa yang Merantau. Jurnal Psikogenesis, 4(2), 170–181.

Herdi, H., Ristianingsih, F. (2021). Perbedaan Resiliensi Mahasiswa Rantau Ditinjau Berdasarkan Gegar Budaya. INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 10(1), 30-40.

Hulukati, W., Djibran, M. R. (2018). Analisis tugas perkembangan mahasiswa fakultas ilmu pendidikan universitas negeri gorontalo. Jurnal bikotetik (bimbingan dan konseling: teori dan praktik), 2(1), 73-80.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kamus versi online/daring (Dalam Jaringan). Di akses pada 5 Agustus 2024. https://kbbi.web.id/mahasiswa

Kawitri, A. Z., Rahmawati, B. D., Listiyandini, R. A., & Rahmatika, R. (2019). Self-Compassion dan resiliensi pada remaja panti asuhan. Jurnal Psikogenesis, 7(1), 76-83.

Lee, J. S., Koeske, G. F., Sales, E. (2004). Social support buffering of acculturative stress: a study of mental health symptoms among Korean international students. International Journal of Intercultural Relations, 28(5), 399–414.

Lingga, R. W. W., & Tuapattinaja, J. M. (2012). Gambaran virtue mahasiswa perantau. Predicara, 1(2), 160294.

Maharani, A. E., Kharisma, C. P., & Salsabila, F. (2024). Pengaruh Mengerjakan Skripsi terhadap Tingkat Stress pada Mahasiswa Tingkat Akhir. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2(4), 68-80.

Marettih, A. K. E., Ikhwanisifa, I., Susanti, R., & Ramadhani, L. Gambaran Resilensi Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir yang Sedang Mengerjakan Skripsi Di Masa Pandemi Covid-19. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 3(3), 140-153.

Maulana, A. H. (2023). Jumlah pendatang di Jakarta meningkat, 50 persen di antaranya tak punya keterampilan. Kompas.com. Diakses pada 11 September 2023, dari https://megapolitan.kompas.com

Neff, K. (2003). Self-compassion: An alternative conceptualization of a healthy attitude toward oneself. Self and identity, 2(2), 85-101.

Neff, K. D. (2003). The development and validation of a scale to measure self-compassion. Self and identity, 2(3), 223-250.

Neff, K. D., Hsieh, Y. P., Dejitterat, K. (2005). Self-compassion, Achievement Goals, and Coping with Academic Failure. Self and Identity, 4(3), 263–287.

Neff, K. D. (2011). Self‐compassion, self‐esteem, and well‐being. Social and personality psychology compass, 5(1), 1-12.

Neff, K. D., Pommier, E. (2013). The relationship between self-compassion and other-focused concern among college undergraduates, community adults, and practicing meditators. Self and identity, 12(2), 160-176.

Neff, K. D. (2023). Self-compassion: Theory, method, research, and intervention. Annual review of psychology, 74(1), 193-218.

Newman, R. (2005). APA's resilience initiative. Professional psychology: research and practice, 36(3), 227.

Oktaviani, M., Cahyawulan, W. (2021). Hubungan antara Self Compassion dengan Resiliensi pada Mahasiswa Tingkat Akhir. INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 10(2), 141-149.

Oktaviani, R. (2022). Budaya Merantau Perempuan Minangkabau (Studi pada Pedagang Perempuan Minangkabau di Pasar Kemiri Muka Beji Kota Depok Provinsi Jawa Barat). Studi Budaya Nusantara, 6(1), 1-14.

Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT). (2024). Statistik pendidikan tinggi di Indonesia. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. diakses dari: https://pddikti.kemdikbud.go.id/statistik. Diakses pada 25 Juli 2024.

Permatasari, S., Puspitawati, I., Fuad, A. (2023). Hubungan antara Self Compassion dan Resiliensi pada Perempuan Dewasa Awal yang Bercerai. Arjwa: Jurnal Psikologi, 2(4), 194-202.

Pramitha, R., Astuti, Y. D. (2021). Hubungan kesejahteraan psikologis dengan kesepian pada mahasiswa yang merantau di Yogyakarta. Jurnal Sosial Teknologi, 1(10), 1-179.

Putri, A. D. (2022). Hubungan Tingkat Stres Dengan Motivasi Mahasiswa Program A2018 Dalam Menyusun Skripsi Di Fakultas Keperawatan Universitas Andalas (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).

Rahayu, T. A., Ediati, A. (2022). Self-compassion dan resiliensi pada mahasiswa di era adaptasi kehidupan baru. Jurnal Empati, 10(5), 362-367.

Rahman, A., Munandar, S. A., Fitriani, A., Karlina, Y., Yumriani, Y. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan. Al-Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1-8.

Rahmanda, Y. A., & Satwika, Y. W. (2023). Gambaran Stres Akulturatif pada Mahasiswa Baru yang Merantau (Beda Budaya). Character Jurnal Penelitian Psikologi, 10(1), 825-844.

Reivich, K., Shatté, A. (2002). The resilience factor: 7 essential skills for overcoming life's inevitable obstacles. Broadway Books.

Rizkyanti, N. (2021). Hubungan Stres dengan Resiliensi pada Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi di Masa Pandemi COVID-19. Skripsi, Fakultas Psikologi, Universitas Pancasila, Jakarta, Indonesia.

Rusmayani, A., Agustina, M. W. (2023). Pengaruh Adversity Quotient Pada Stres Akademik Mahasiswa Rantau Yang Sedang Mengerjakan Skripsi: Pengaruh Adversity Quotient Pada Stres Akademik Mahasiswa Rantau Yang Sedang Mengerjakan Skripsi. IDEA: Jurnal Psikologi, 7(2), 1-14.

Rutter, M. (2006). Implications of resilience concepts for scientific understanding. Annals of the New York Academy of Sciences, 1094, 1–12. https://doi.org/10.1196/annals.1376.002

Salsabhilla, A., Panjaitan, R. U. (2019). Dukungan sosial dan hubungannya dengan ide bunuh diri pada mahasiswa rantau. Jurnal keperawatan jiwa, 7(1), 107.

Sartika, M., Naraha, H. C., & Afiati, N. S. (2024). Self-compassion sebagai upaya mengasihi diri: Ditinjau dari perbedaan jenis kelamin dan jenis perguruan tinggi. Prosiding Seminar Nasional 2024, Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta, 190-200.

Selviana, L., Afgani, M. W., & Siroj, R. A. (2024). Correlational Research. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 5118-5128.

Setiawan, B. (2019). Perekonomian Jakarta Terbesar di Indonesia, Haruskah Ibu Kota Dipindah?. Kompasiana. Diakses pada 5 September 2024, dari https://www.kompasiana.com/bbudisetiawan

Setiawan, E. (2023). 2 Mahasiswi perantau diduga bunuh diri di Semarang, ini kata psikolog. iNews Jateng. Diakses pada 15 Agustus 2024, dari https://jateng.inews.id

Sugianto, D., Suwartono, C., Sutanto, S. H. (2020). Reliabilitas dan validitas Self- Compassion Scale versi bahasa Indonesia. Jurnal Psikologi Ulayat. Advance online publication.

Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.

Tanaka, M., Wekerle, C., Schmuck, M. Lou, Paglia-Boak, A. (2011). The Linkages among Childhood Maltreatment, Adolescent Mental Health, and Self-Compassion in Child Welfare Adolescents. Child Abuse and Neglect, 35(10), 887– 898. Https://Doi.Org/10.1016/J.Chiab u.2011.07.003

Uci, M. S. (2023). Hubungan Antara Kelekatan Dengan Orang Tua Dan Lingkungan Kampus Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Perantau (Doctoral dissertation, UIN RADEN INTAN LAMPUNG).

Utami, C. T., Helmi, A. F. (2017). Self-efficacy dan resiliensi: Sebuah tinjauan meta-analisis. Buletin Psikologi, 25(1), 54-65.

Wakhyudin, H., Putri, A. D. S. (2020). Analisis kecemasan mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. Wasis: jurnal ilmiah pendidikan, 1(1), 14-18.

Winkel, W. S. (2004). Psikologi Pengajaran [Teaching Psychology]. Jakarta, Indonesia: PT. Grasindo.

Yuwono, A. C., Yudiarso, A. (2024). Efektivitas program self-compassion untuk meningkatkan resiliensi individu dewasa awal. Procedia: Studi Kasus dan Intervensi Psikologi, 12(2), 51-57.

Downloads

Published

2025-01-01

How to Cite

Adisya, S. R., Satiadarma, M. P., & Subroto, U. (2025). Hubungan antara Self-Compassion dan Resiliensi pada Mahasiswa Perantau Tingkat Akhir. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(1), 257–272. https://doi.org/10.37481/jmh.v5i1.1161