Sosialisasi Masyarakat Sadar Lingkungan di Kecamatan Pondokgede Kota Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.37481/pkmb.v5i2.1504Keywords:
Waste Management, Composting, Biopore Infiltration Holes, Waste Bank, GreeningAbstract
Waste management is one of the greatest challenges faced by global communities today. Understanding the types, sources, and forms of waste is essential to raise awareness. This study aims to increase awareness and promote positive behavior in household waste management, focusing on the Environmentally Aware Community (MasDarLing) in Pondokgede District, which consists of 5 sub-districts and 78 neighborhood units (RW), through the UNKRIS Community Service Program (KKN). This research employs a qualitative analysis method with several stages, including preparation, implementation, and evaluation. The results show that 67% of the community understands the importance of not littering, 84% are aware of the need to sort waste before disposal, and 97% are conscious of the negative impacts of waste on the environment. Additionally, 84% of the community deposits inorganic waste at waste banks, and 97% have knowledge about composting and biopore absorption holes. The positive impacts of this activity include a cleaner environment, increased environmental awareness, and the establishment of more waste banks in Pondokgede District.
References
Basri, H. R. (2022). Pendampingan Pembuatan Biopori Melalui Pemanfaatan Lahan Terbatas Di Kelurahan Sialang Palembang. . Jurnal Abdimas Indonesia, 2(4), 484–492.
Budiyanto, T. A. (2020). Pelatihan Dan Pendampingan Pengolahan Sampah Menjadi Produk Bernilai Ekonomi Pada Bank Sampah Bersih Bersama Karanganom, Sitimulyo, Piyungan, Bantul. . SPEKTA .
Darmawan, D. e. (2021). Bunga Rampai Manajemen Terapan. LPPM Unsuri Surabaya .
Hakim, R. (2000). Analisis Kebijakan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Kota DKI Jakarta. Institut Teknologi Bandung, Bandung.
Harisdani, D. D. (2018). Partisipasi Masyarakat Dalam Penggunaan Teknik Biopori Untuk Mengendalikan Banjir Kota (Studi Kasus: Kelurahan Tanjung Reo-Medan). . NALARs, , 17(2),, 97-104.
Hidayat, A. (2019). Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Rumah Tangga. Surabaya: Green Life Publisher.
Jaksa, S. D. (2023). Penyuluhan Pemanfaatan dan Optimalisasi Lahan Fasilitas Umum (Fasum) untuk Penghijauan dengan Tanaman Obat sebagai Alternatif Obat Keluarga di Perumahan Taman Harapan Baru. LPPM UMJ.
Lestari, M. (2019). Komposting dan Pengaruhnya terhadap Kualitas Tanah. Bandung: Pustaka Alam.
Ningsih, A. T. (2021). Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Kompos di Kelurahan Labuh Baru Timur Pekanbaru. Jurnal Dinamisia,, 5(4), 2.
Nirmala, w., & D.I, P. P. (2020). Pengaruh Komposisi Sampah Pasar Terhadap Kualitas Kompos Organik Dengan Metode Larva Black Soldier Fly (BSF). Jurnal Prosiding Seminar Nasional Pakar,, 3(1), 2.
Pratama, D. (2019). Strategi Edukasi Lingkungan Melalui Program KKN. Yogyakarta: Pustaka Edukasi.
Putra, B. (2019). Biopori: Solusi Ramah Lingkungan untuk Pengolahan Sampah Organik. Jakarta: Eco Solution Press.
Ramadhan, I. (2022). Strategi Pengurangan Sampah Makanan di Tingkat Rumah Tangga. Yogyakarta: Penerbit Lingkungan Berkelanjutan.
S., D. , J., R. Akaputra, D., & I, H. (2023). Penyuluhan Pemanfaatan dan Optimalisasi Lahan Fasilitas Umum (Fasum) untuk Penghijauan dengan Tanaman Obat sebagai Alternatif Obat Keluarga di Perumahan Taman Harapan Baru.
Saputra, R. J. (2023). Faktor yang Memengaruhi Perilaku Masyarakat Membuang Sampah ke Sungai di Desa Kota Baru Kecamatan Lubai Muara Enim. Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah,, 7(1), 23–30.
Syafriani, D. (2013). Mekanisme Pendorong Perubahan dalam Kehidupan Masyarakat. Humanus, 12(2), 155-167.
Wibowo, R. (2022). Peran Biopori dalam Konservasi Air dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. Malang: Lestari Press.
Yuliana, S. (2019). Peran Bank Sampah dalam Pengelolaan Sampah Anorganik di Lingkungan Perkotaan. Bandung: Penerbit Lingkungan Lestari.
Yulianti, S. (2022). Implementasi Lubang Resapan Biopori dalam Manajemen Lingkungan Perkotaan. Semarang: Urban Green Publisher.






