Pembaharuan Inovasi dalam Budidaya Pisang serta Pajak Pertambahan Nilainya

Authors

  • Rananda Septanta Universitas Pamulang
  • Khuzaeni Khuzaeni Universitas Pamulang
  • Rijal Arslan Universitas Al Azhar Indonesia
  • Yunus Nurhasan Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.37481/pkmb.v5i2.1444

Keywords:

Community Service, Banana Cultivation, Economic Value, Youth Empowerment, Sustainable Agriculture

Abstract

The increasing need for sustainable food sources and economic empowerment in underprivileged communities has become a critical concern, especially in urban areas like South Tangerang. In response, a community service program titled "Training on Banana Cultivation and Optimization of Its Economic Value" was conducted at the Pondok Miri Orphanage Foundation. This initiative aimed to enhance the agricultural knowledge and entrepreneurial skills of 41 students from the orphanage by introducing banana cultivation techniques and strategies to maximize its economic potential. Held in April 2025, the activity was carried out by 10 lecturers from Pamulang University using a combination of methods, including material presentation, group discussions, and practical training in planting and marketing. The results indicated a significant improvement in participants’ understanding of sustainable farming practices and their ability to identify and leverage economic opportunities through banana-based products. This program not only fostered environmental awareness but also laid the groundwork for future micro-business development among the youth.

References

Azizah, N., & Sulaiman, R. (2023). Model Ekonomi Kerakyatan Berbasis Komoditas Lokal di Era Krisis Global. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(2), 112–128.

Bakker, M., Turner, M., & Jackson, L. (2020). Effective marketing strategies in sustainable agricultural products: Lessons from local initiatives. International Journal of Agricultural Marketing, 8(1), 21-33.

Banks, N., Hulme, D., & Edwards, M. (2019). NGOs, States, and Donors Revisited: Still Too Close for Comfort? World Development, 125, 104673.

FAO. (2023). The State of Food Security and Nutrition in the World 2023. Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Handayani, R., Sutanto, A., & Nurhalimah, H. (2021). Peningkatan Kapasitas Petani melalui Pelatihan Budidaya dan Pemasaran Komoditas Lokal Berbasis Digital. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 6(1), 101–112.

Hidayat, A., Fadila, A., & Rahmadi, N. (2022). Pelatihan pengelolaan budidaya pisang untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk pisang di daerah pedesaan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 25–33.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Outlook Komoditas Pertanian: Pisang. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian.

Kurniawan, R., Yuliana, S., & Prasetyo, A. (2022). Inovasi ekonomi kreatif dalam pengelolaan sampah plastik: Meningkatkan kesadaran masyarakat melalui seminar dan workshop. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(3), 101–112.

Kusumarini, T., Setiawan, A., & Putri, D. (2020). Peningkatan Produktivitas Tanaman Pisang Melalui Teknik Budidaya Berbasis Organik. Jurnal Pertanian Tropis, 8(1), 23–31.

Mansuri, G., & Rao, V. (2018). Localizing Development: Does Participation Work? The World Bank.

Nugroho, P., & Ayu, S. (2019). Model Pemberdayaan Komunitas Melalui Edukasi Pertanian Terpadu. Jurnal Ilmu Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 55–63.

Rahman, M., Mahmud, K., & Sattar, S. (2022). Sustainable agricultural practices for banana production: A community-based approach. Journal of Sustainable Agriculture, 14(2), 78-89.

Rahmawati, D., & Latifah, S. (2019). Dampak Agribisnis Pisang Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani dalam Program Pemberdayaan Ekonomi Lokal. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi Rakyat, 3(1), 55–64.

Sari, R., Setiawan, T., & Kusuma, P. (2021). Peningkatan keterampilan masyarakat dalam pengolahan produk pisang menjadi olahan bernilai tambah. Jurnal Agroekoteknologi, 9(3), 153–162.

Sari, W., Prihatini, I., & Firdaus, M. (2020). Pengolahan produk pisang menjadi produk bernilai tambah melalui pelatihan kepada masyarakat di Kabupaten Bogor. Jurnal Teknologi Pertanian, 14(1), 85–93.

Simanjuntak, T., & Rahardjo, S. (2020). Aksesibilitas Pendidikan Kewirausahaan Bagi Anak Yatim dan Kelompok Rentan di Pedesaan. Jurnal Sosial Humaniora, 11(2), 85–94.

Suryani, E., & Prasetyo, A. (2021). Pengembangan Produk Olahan Pisang Sebagai Strategi Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi. Jurnal Inovasi Agribisnis, 5(2), 77–85.

UNDP. (2022). Human Development Report 2022: Uncertain Times, Unsettled Lives. United Nations Development Programme.

Wahyuni, L., Fitria, N., & Hasan, M. (2022). Pemanfaatan E-Commerce dalam Pemasaran Produk UMKM Olahan Pisang di Masa Pandemi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 4(1), 90–100.

Wang, L., Zhang, Y., & Li, W. (2020). Sustainable supply chain management for agricultural products: A case study of banana farming. Journal of Cleaner Production, 267, 122120.

Widiyastuti, E., Kurniasari, N., & Nugroho, S. (2019). Pengembangan Produk Olahan Pisang Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 134–142.

Yudhoyono, R. M. (2021). Ekonomi Kerakyatan dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 12(1), 45–60.

Yusuf, M., Sulaeman, H., & Rahman, A. (2020). Pendampingan petani pisang dalam pengelolaan hasil pertanian yang ramah lingkungan di Kabupaten Malang. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 42–51.

Downloads

Published

2025-07-01

How to Cite

Septanta, R., Khuzaeni, K., Arslan, R., & Nurhasan, Y. (2025). Pembaharuan Inovasi dalam Budidaya Pisang serta Pajak Pertambahan Nilainya. Jurnal PKM Manajemen Bisnis, 5(2), 424–434. https://doi.org/10.37481/pkmb.v5i2.1444