Edukasi Bahasa Cinta Untuk Optimalisasi Pembelajaran Mental Health (SMK Syafi’i Akrom Kota Pekalongan)

Authors

  • Amaliyah Amaliyah Universitas Pamulang
  • Khusnul Khotimah SMK Syafi’i Akrom Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.37481/jmh.v4i1.666

Keywords:

Education of Love Language, Learning Optimization, Mental Health

Abstract

This research aims to introduce love language education, which is to increase self-awareness, encourage social awareness, and promote mental health. Using the love language approach can have a positive impact on mental well-being, reducing levels of stress, anxiety and depression. The research method used is a qualitative method with a phenomological approach. Namely explaining or expressing the meaning of concepts or experiential phenomena based on awareness that occurs in individuals. Namely through questionnaires and observations in classes used as samples. The results of this research explain that love education methods can increase awareness about the importance of mental health, love language education can be an effective tool to support individuals in achieving optimal mental well-being. By focusing on changing speaking and thinking patterns to a more positive one, love language education can make a significant contribution to improving the quality of life of individuals and society as a whole, so that wellbeing can be realized in the student's learning process.

References

Amaliyah, S. (2021). Konsep Pendidikan Keluarga Menurut Ki Hadjar Dewantara. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1766-1770.

Arifin, Z. (2018). Nilai Pendidikan Humanis-Religius. An-Nuha: Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya & Sosial, 1 (2), 169-96.

Asima Yanti Siahaan. (2022). Transformasi Pembangunan Melalui Pelayanan Publik. Jawa Tengah: PT Pena Persada Kerta Utama.

Haryati. (2019), Pemikiran Pendidikan Ki Hajar Dewantara. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia

Herwina, W. (2021). Optimalisasi kebutuhan murid dan hasil belajar dengan pembelajaran berdiferensiasi. Perspektif Ilmu Pendidikan, 35(2), 175-182.

Iroh Suhiroh. (2021), Konsep Kebahagiaan Dalam Alqur’an. Penerbit A-Empat.

Jaarvis, M. (2019). Teori-teori Psikologi: Pendekatan Modern untuk Memahami Perilaku, Perasaan, dan Pikiran Manusia. Nusamedia.

Muttaqin, U. (2023, November). 1 REVIEW PROCEDURE. In Proceedings of the 5th International Conference on Language, Linguistics, and Literature (COLALITE 2023) (Vol. 792, p. 1). Springer Nature.

Noviani, Y., Rajab, R. M., & Hashifah, A. N. (2017, May). Pendidikan humanistik ki hadjar dewantara dalam konteks pendidikan kontemporer di indonesia. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP (Vol. 1, No. 2).

Rahma, A., & Cahyani, S. (2023). Analisa Hubungan Antara Rasa Syukur Terhadap Kesehatan Mental Remaja di Banjarbaru. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 1(6), 664-679.

Risqi, A. A., & Wibowo, P. (2023). Peran Dukungan Sosial Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Narapidana Anak Di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak Kelas Iia Bengkulu. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 1(12), 71-80.

Rusman, M. P. (2017). Belajar & Pembelajaran: Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Prenada Media.

Sani, R. A. (2022). Inovasi Pembelajaran. Bumi Aksara.

Saputra, A. M. A., Tawil, M. R., Hartutik, H., Nazmi, R., La Abute, E., Husnita, L., & Haluti, F. (2023). Pendidikan Karakter Di Era Milenial: Membangun Generasai Unggul Dengan Nilai-Nilai Positif. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Simanjuntak, J. (2020). Mendidik Anak Utuh, Menuai Keluarga Tangguh. LK3.

Suryanto, M. M. (2021). Fenomena remaja pengguna jasa pijat plus plus di kota Pangkal Pinang Provinsi Bangka Belitung. Jurnal Media Sosiologi (JMS), 24(2), 128-133.

Umar Bausir. (2023). Menggerakkan Pendidikan Indonesia. Penerbit Adab.

Zulhammi, Z. (2015). Teori belajar behavioristik dan humanistik dalam perspektif pendidikan Islam. Darul'Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman, 3(1), 105-125.

Downloads

Published

2024-01-01

How to Cite

Amaliyah, A., & Khotimah, K. (2024). Edukasi Bahasa Cinta Untuk Optimalisasi Pembelajaran Mental Health (SMK Syafi’i Akrom Kota Pekalongan). AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 4(1), 74–86. https://doi.org/10.37481/jmh.v4i1.666