Pengaruh Experiental Marketing Terhadap Minat Berkunjung Kembali Desa Wisata Sindangkasih Garut
DOI:
https://doi.org/10.37481/jmh.v5i3.1547Keywords:
Experiential Marketing, Revisit Intention, Rural Tourism, Tourism Village, Tourist BehaviorAbstract
This study investigates the influence of experiential marketing on tourists’ revisit intention to Sindangkasih Tourism Village in Garut, Indonesia. Recent tourism trends indicate a shift from merely visiting destinations to seeking personalized and emotionally engaging experiences. However, the marketing strategy in many rural tourism areas, including Sindangkasih, still lacks a structured experiential approach. This research aims to examine how five dimensions of experiential marketing sense, feel, think, act, and relate affect tourists' desire to return. A quantitative method was employed using a survey distributed to 96 respondents, selected through purposive sampling. The data were analyzed using multiple linear regression to determine the simultaneous and partial effects of the independent variables. The results reveal that all five dimensions significantly and positively influence revisit intention, both individually and collectively. The coefficient of determination (R²) is 0.655, indicating that 65.5% of the variance in revisit intention is explained by the experiential marketing components, while the remaining 34.5% is attributed to other factors not examined in this study. These findings highlight the crucial role of delivering holistic and memorable tourism experiences in enhancing visitor loyalty in rural destinations. The study suggests that local tourism managers should implement integrated experiential marketing strategies to strengthen emotional bonds with visitors and encourage repeat visits.
References
Ananda, F. R., & Rachmawati, I. (2021). Pengaruh experiential marketing terhadap keputusan berkunjung ke destinasi wisata heritage. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Sosial, 9(1), 45–55.
Chen, C. F., & Chen, F. S. (2010). Experience quality, perceived value, satisfaction and behavioral intentions for heritage tourists. Tourism Management, 31(1), 29–35.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dewi, M. K., & Khotimah, H. (2023). Pengaruh kualitas pengalaman wisata terhadap minat berkunjung ulang pada destinasi wisata alam. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, 8(2), 88–97.
Fauziah, D. R., & Wulandari, S. (2022). Strategi experiential marketing dalam pengembangan desa wisata berbasis lingkungan. Jurnal Destinasi Pariwisata, 10(1), 15–24.
Firdaus, M., & Mustikawati, A. (2020). Peran sektor pariwisata dalam pembangunan ekonomi daerah: Studi pada desa wisata. Jurnal Ekonomi & Pembangunan Daerah, 12(2), 101–110.
Ghozali, I. (2019). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2020). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). SAGE Publications.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2021). Essentials of business research methods (4th ed.). Routledge.
Handayani, N. L., Hartini, S., & Putra, M. D. (2023). Analisis efektivitas promosi digital dan pengalaman wisata terhadap loyalitas wisatawan. Jurnal Bisnis dan Pariwisata, 6(1), 42–53.
Harjanti, D., Nugroho, A. Y., & Salsabila, F. (2021). Pengaruh experiential marketing terhadap loyalitas wisatawan melalui kepuasan. Jurnal Manajemen Pariwisata, 11(2), 71–82.
Kuncoro, M. (2021). Metode riset untuk bisnis dan ekonomi. Erlangga.
Lestari, M. W., Herawati, T., & Arisandi, D. (2021). Minat berkunjung kembali ditinjau dari pengalaman wisata dan persepsi kualitas layanan. Jurnal Pariwisata Nusantara, 3(1), 56–65.
Maulana, F. (2019). Pengaruh kualitas pelayanan dan experiential marketing terhadap loyalitas pelanggan pada pusat kebugaran D’Gym Apita Cirebon. Indonesian Journal of Strategic Management, 2(2).
Mulyani, S., & Nurhidayat, R. (2022). Strategi experiential marketing dalam meningkatkan kunjungan wisatawan generasi Z. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Terapan, 4(2), 101–112.
Prasetya, R., Hidayat, D., & Lestari, P. (2021). Pengaruh experiential marketing terhadap loyalitas wisatawan: Studi pada wisata alam di Indonesia. Jurnal Manajemen Pariwisata, 8(2), 89–101.
Putri, S. D., & Siregar, H. (2022). Minat berkunjung kembali ditinjau dari customer experience dan kualitas layanan. Jurnal Pemasaran Nusantara, 5(1), 27–36.
Riadi, D., Permadi, L. A., & Retnowati, W. (2023). Pengaruh kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali ke desa wisata hijau Bilebante yang dimediasi oleh kepuasan wisatawan. Jurnal Riset Pemasaran, 2(2), 38–49.
Rosyanto, D. T., Puspita, N., & Sugiyanto. (2024). Pengaruh experiential marketing terhadap minat berkunjung kembali ke Desa Wisata Gubugklakah Kabupaten Malang Jawa Timur. Humanis (Humanities, Management and Science Proceedings).
Santoso, S. (2019). Menguasai statistik aplikasi dengan SPSS. Elex Media Komputindo.
Santoso, S. (2020). Statistik parametrik untuk penelitian kuantitatif. Elex Media Komputindo.
Schmitt, B. (2019). Experiential marketing: How to get customers to sense, feel, think, act, relate (Updated ed.). Free Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suryani, T., & Darmawan, R. (2020). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi minat kunjungan ulang wisatawan milenial. Jurnal Inovasi Pariwisata, 7(1), 12–23.
Susanto, B., & Astutik, P. (2020). Pengaruh promosi media sosial dan daya tarik wisata terhadap minat berkunjung kembali di obyek wisata edukasi Manyung. Jurnal Riset Bisnis dan Ekonomi, 1(1), 36–46.
Sutopo, H., & Nurhadi, D. (2020). Peran pengalaman wisata dalam membentuk loyalitas pengunjung desa wisata. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(1), 57–65.
Utami, F. M., & Nugroho, M. A. (2021). Tren pariwisata personal dan imersif pascapandemi: Peluang untuk desa wisata. Jurnal Pariwisata Indonesia, 13(2), 63–74.
Wijaya, R. A., & Subagio, H. (2020). Peran experiential marketing dan kepuasan wisatawan terhadap loyalitas di desa wisata. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 14(1), 39–50.






